HABARPAM.COM, BANJARMASIN – Tim Laboratorium dan Pengolahan PT Air Minum Bandarmasih melakukan susur sungai dari kawasan Siring Tandean, Sungai Martapura, menuju Sungai Lok Baintan, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau secara langsung kondisi air baku, khususnya kadar garam akibat intrusi air laut yang terjadi di sepanjang aliran sungai.
Susur sungai ini didampingi langsung Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Irwan Firmana.
Pemantauan dilakukan dari kawasan hilir menuju hulu untuk mengetahui perubahan kualitas air baku sekaligus menjadi bagian dari langkah mitigasi PAM Bandarmasih menghadapi kondisi kemarau yang masih berlangsung di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kadar garam pada sejumlah aliran sungai masih relatif tinggi akibat pengaruh intrusi air laut. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berada di atas batas aman yang digunakan dalam pemantauan, yakni 300 ppm.
Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Irwan Firmana, menegaskan pemantauan langsung di lapangan penting dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan kualitas air baku.
Menurutnya, kondisi kemarau turut berdampak terhadap ketersediaan air baku yang dapat diolah menjadi air bersih.
“Pemantauan lapangan secara berkala sangat penting untuk memastikan kondisi kualitas air baku.
Meski menghadapi keterbatasan ketersediaan air baku akibat dampak kemarau, kami terus berupaya maksimal menjaga konsistensi pelayanan dan pasokan air bersih kepada pelanggan,” ujar Irwan.
Ia menambahkan, hasil pemantauan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi PAM Bandarmasih dalam menentukan langkah mitigasi dan pengelolaan air baku agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Kegiatan susur sungai sekaligus menjadi upaya PAM Bandarmasih untuk mendapatkan gambaran kondisi air baku secara lebih menyeluruh, mulai dari kawasan hilir hingga bagian hulu sungai.
Artikel Susur Sungai, PAM Bandarmasih Pantau Intrusi Air Laut dan Kadar Garam Air Baku pertama kali tampil pada Habar PAM Bandarmasih.

