HABARPAM.COM, BANJARMASIN – Dampak musim kemarau mulai dirasakan pada pelayanan air bersih di sejumlah wilayah Kota Banjarmasin. Menyikapi kondisi tersebut, PT Air Minum Bandarmasih bergerak aktif melakukan pelayanan langsung kepada pelanggan.
Direktur Operasional PT Air Minum Bandarmasih, Irwan Firwana, menyampaikan bahwa pihaknya tidak berdiam diri menghadapi dampak musim kemarau. PAM Bandarmasih telah melakukan dua langkah utama untuk membantu menjaga pemenuhan kebutuhan air pelanggan.
Pertama, pendistribusian air menggunakan mobil tangki ke sejumlah kawasan yang membutuhkan.
Distribusi air telah dilakukan kepada warga di Blok Akasia 4 dan kawasan Akasia, Sungai Andai Banjarmasin. Pengerahan mobil tangki tersebut menjadi bentuk respons PAM Bandarmasih terhadap kebutuhan air masyarakat di wilayah yang terdampak.
Kedua, melakukan pengecekan tekanan air di sejumlah wilayah yang dinilai kritis, khususnya kawasan yang berada di bagian ujung jaringan dan berpotensi mengalami penurunan tekanan air.
Pengecekan dilakukan secara langsung ke wilayah pelanggan yang berada jauh atau di ujung jaringan. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tekanan air yang diterima pelanggan sekaligus menentukan penanganan yang diperlukan di lapangan.
Irwan menegaskan, dua langkah tersebut merupakan bentuk komitmen PAM Bandarmasih untuk tetap hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah kondisi musim kemarau.
Upaya distribusi air menggunakan mobil tangki sekaligus pengecekan tekanan air di wilayah kritis menunjukkan PAM Bandarmasih tidak hanya menunggu keluhan pelanggan, tetapi turun langsung ke lapangan untuk mencari solusi dan memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
Melalui langkah tersebut, PAM Bandarmasih terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap wilayah-wilayah yang terdampak, terutama kawasan ujung jaringan yang rawan mengalami penurunan tekanan air selama musim kemarau, pungkasnya”
Artikel Terdampak Musim Kemarau, PAM Bandarmasih Bergerak Penuhi Kebutuhan Air Pelanggan di Sejumlah Wilayah pertama kali tampil pada Habar PAM Bandarmasih.

